Senjata Tradisional Jawa Tengah ( Artikel Lengkap )
Senjata Tradisional Jawa Tengah
Sebetulnya ada banyak ragam dan jenis senjata yang dikenal dalam budaya
masyarakat Jawa kuno. Kejayaan yang dicapai kerajaan Majapahit dan
kerajaan lainnya di masa silam membuktikan bahwa teknologi persenjataan
orang Jawa, Jawa Tengah khususnya telah selangkah lebih maju
dibandingkan bangsa lain di nusantara.
Kendati demikian, banyak di antara senjata kebanggaan
masyarakat Jawa tersebut yang kini sudah punah dan tersisa. Hanya
tertinggal beberapa jenis senjata tradisional Jawa Tengah yang masih
dapat ditemukan saat ini.
Selengkapnya :Gambar Dan Nama Senjata Tradisional Dari 33 Provinsi di Indonesia ( Artikel Lengkap )
1. Senjata Tradisional Keris
Yang pertama dan yang paling populer adalah keris. Ya, Anda tentu sudah
pernah melihat bagaimana bentuk senjata tradisional Jawa Tengah yang
satu ini. keris memang telah diakui sebagai senjata dengan nilai seni
yang tinggi. Daya serangnya yang bisa melumpuhkan dari jarak dekat juga
tak bisa dianggap remes.
Di beberapa daerah yang dihuni entitas Melayu, seperti Sumatera,
Kalimantan, Bali, Sulawesi, bahkan hingga Negeri Jiran, Malaysia kita
juga bisa menemukan senjata serupa. Akan tetapi, keris Jawa cenderung
lebih populer karena kerap kali dianggap memiliki tuah tertentu.
Keris Jawa bisa ditemukan dalam beragam bentuk, mulai dari yang tanpa
luk (lekukan), berluk 3, 5, 7, dan seterusnya. Banyak wisatawan
mancanegara atau domestik yang mengoleksi senjata tradisional ini
sebagai bentuk kekaguman dari setiap corak tempaan yang terpahat pada
bilahnya.
2. Senjata Tradisional Wedhung
Tak banyak yang tahu bila Jawa Tengah memiliki senjata tradisional
bernama Wedhung ini. keberadaannya kalah populer dibandingkan keris.
Akan tetapi, di masa silam senjata jenis tikam ini nyatanya justru lebih
sering digunakan masyarakat biasa. Bentuknya seperti pisau dengan satu
mata bilah yang tajam. Ia dilengkai dengan serangka dan yang terbuat
dari kayu jati.
3. Senjata Tradisional Tombak
Bila kita melihat film-film kolosal Jawa, kita akan melihat para
prajurit kerajaan yang menggunakan tombak dan perisai untuk menjaga
diri. Tombak memang banyak digunakan di masa silam, sekalipun kini sudah
tidak lagi. Salah satu tombak yang cukup terkenal dan kerap
dikeramatkan adalah Tombak Kyai Pleret.
4. Senjata Tradisional Plintheng
Plintheng adalah senjata tradisional Jawa Tengah yang kerap digunakan
sebagai sarana hiburan anak-anak di masa silam. Dalam bahasa Indonesia
senjata ini bernama ketapel. Ia terbuat dari kayu cagak, 2 buah karet,
dan selembar kulit hewan. Batu atau kerikil digunakan untuk peluru,
sementara karet ditarik untuk menciptakan gaya pegas yang kuat.
5. Senjata Tradisional Thulup
Masyarakat Dayak di Kalimantan Barat
mengenal sumpit sebagai senjata untuk berburu. Beralih ke tanah Jawa,
sumpit tersebut dikenal dengan nama thulup. Keduanya memiliki prinsip
kerja yang sama, akan tetapi dari ukurannya thulup cenderung lebih
pendek dibanding sumpit khas Dayak.
Senjata tradisional Jawa Tengah yang digunakan dengan cara
ditiup ini dilengkapi dengan anak tulup sebagai pelurunya. Untuk
menambah efek sakit, anak thulup dapat ditambahkan atau direndam
terlebih dahulu dalam cairan racun alami sebelum digunakan.
6. Senjata Tradisional Condroso
Wanita Jawa dikenal sebagai wanita yang mandiri dan mampu menjaga diri.
Pada masa silam, mereka kerap membawa senjata untuk melindungi diri dari
tindak kejahatan. Akan tetapi, senjata yang dibawa tidaklah berbentuk
senjata, melainkan hanya sebatas tusuk konde. Tusuk konde tersebut
memiliki ujung tusuk yang tajam dan diberi nama condroso.
Search Populer:
- rumah adat tradisional jawa tengah
- alat musik adat jawa tengah
- makanan adat jawa tengah
- lagu adat jawa tengah
- pakaian tradisional jawa tengah
- alat senjata tradisional jawa tengah
- senjata tradisional di yogyakarta
- senjata tradisional jawa timur
0 Response to "Senjata Tradisional Jawa Tengah ( Artikel Lengkap )"